Submit

Sabtu, 12 Januari 2013

3
7 Hotel Termahal Di Dunia


Uang memang tak bisa membeli kebahagiaan. Tetapi, menghabiskan malam di kamar hotel super mewah menjadi impian setiap orang. Suasana yang nyaman, fasilitas lengkap, dan santapan yang lezat selalu menjadi pemanis suite hotel tersebut. Hidup seperti raja akan anda rasakan jika menginap di salah satu Hotel di bawah ini, selain Fasilitas yang nyaman anda akan di suguhkan dengan pemandangan kota yang futuristik.

"Tinggalkan comment bagian paling bawah yeah, ini membantu saya untuk memperbaiki postingan saya atau kita bisa bercakap-cakap mengenai Hotel-hotel termahal yang anda ketahui..!!!!"

1. Hotel President Wilson - Jenewa, Swiss


Dengan tarif USD65.000 per malam, Royal Penthouse Suite di Hotel President Wilson merupakan hotel dengan harga tertinggi di dunia. Betapa tidak, suite mewah ini memiliki kapasitas 12 kamar dan hanya dapat diakses melalui lift pribadi. wow... betul-betul mewah bukan

Tak hanya itu, beragam fasilitas seperti perpustakaan, grand piano, dan meja biliar barulah sebagian dari fasilitas yang tersedia di sini. Di sisi lain, pemandangan Mont Blanc dan Danau Jenewa siap memanjakan mata para tamu yang datang ke suite super mewah ini. 

2. Raj Palace Hotel - Jaipur, India


Presidential suite di Raj Palace Hotel di Jaipur, India menawarkan gaya hidup mewah bagi para tamunya. Suite mewah nan legendaris ini juga memiliki private roof terrace, kolam renang, museum, dan beragam fasilitas lain. Dengan dekorasi ruangan yang mencengangkan, membuat Anda enggan meninggalkan ruangan yang dibanderol USD45.000 per malam ini. pernah mimpi tinggal di istana raja yang bertaburkan emas?, neagh hotel yang ada di India ini akan menjawab semua impian anda

3. Hotel Four Seasons - New York City, Amerika Serikat


Tarif USD42.000 per malam untuk penthouse seluas 400 meter persegi ini pasti tidak murah, tetapi pemandangan 360 derajat kota Manhattan yang ditawarkan di sini mungkin sebanding dengan harga tersebut. Suite ini memiliki sembilan kamar dan dilengkapi dengan pelayan pribadi untuk menjamin pelayanan terbaik.

4. Hotel Martinez - Cannes, Prancis


Pemandanganan yang ditawarkan di teras penthouse Martinez Hotel, Cannes ini mungkin layak membuat tarif suite hotel ini dipatok sebesar USD37.500 per malam. Ditambah lagi suite ini memiliki dua kamar tidur dan dua kamar mandi yang super mewah.

5. Sky Villa - Las Vegas, Amerika Serikat 


Sky Villa milik bos Playboy, Hugh Hefner di Palms Resort, dibanderol USD35.000 per malam. Dicap dengan segala sesuatu berbau Playboy, penthouse ini dilengkapi dengan air terjun, tempat tidur berputar, dan bathtub berukuran besar yang cukup untuk berpesta. Satu-satunya hal yang hilang dari penthouse ini adalah Kelinci Playboy.

6. Royal Villa, Grand Resort Lagonissi - Athena, Yunani


Royal Villa di Grand Resort Lagonissi, Athena menyediakan koki, pelayan, dan pianis pribadi. Kendati terletak di tepi pantai, namun akan sulit rasanya meninggalkan vila mewah ini, karena vila dilengkapi dengan kolam renang di dalam dan luar ruangan, pusat kebugaran, dan ruang pijat. Untuk menikmati satu malam di villa berkamar tidur tiga ini, Anda harus merogoh kocek USD34.400. 

7. Hotel Cala di Volpe - Sardinia, Italia



Meski ada di posisi ketujuh, namun banyak orang yang bilang bahwa suite hotel ini adalah yang tercantik di planet ini. Presidential suite di hotel ini menghadap pantai Smerelda begitu indah serta dilengkapi gudang anggur, kolam renang, dan pusat kebugaran pribadi. Semua ini bisa Anda nikmati dengan membayar USD32.736 per malam.
Read more - 7 Hotel Termahal Di Dunia

0
"Little Singapore" Di Ujung Kalimantan



Kota Tarakan merupakan satu-satunya kota di Provinsi Kalimantan Timur, Indonesia dan juga merupakan kota terkaya ke-17 di Indonesia. Kota ini memiliki luas wilayah 250,80 km² dan sesuai dengan data Badan Kependudukan Catatan Sipil dan Keluarga Berencana, Kota Tarakan berpenduduk sebanyak 239.787 jiwa. Tarakan atau juga dikenal sebagai Bumi Paguntaka, berada pada sebuah pulau kecil.


Semboyan dari kota Tarakan adalah Tarakan Kota "BAIS" (Bersih, Aman, Indah, Sehat dan Sejahtera).

"Naryoko masih jelas mengingat saat pertama kali menjejakkan kaki di Tarakan, tujuh tahun yang lalu. Bermodal ijazah sekolah menengah ekonomi atas di Surabaya, dia mencari peruntungan di pulau di Kalimantan Timur itu. Cuma butuh seminggu baginya untuk mendapatkan pekerjaan sebagai sopir di sebuah perusahaan es. ”Di sini cari kerja tidak sulit,”kata lajang 26 tahun itu. Ia sudah empat kali ganti pekerjaan sebagai sopir dan kepala gudang. Kini dia bekerja sebagai sopir di Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Timur dengan gaji Rp 1,6 juta. Tarakan ibarat lampu bagi laron".

Pencari kerja terus berdatangan. Pembangunan melaju sejak Tarakan berdiri sebagai kota sendiri, terpisah dari Kabupaten Bulungan, pada 8 Oktober 1997.Adalah Jusuf S.K.,Wali Kota Tarakan 1998-2009, yang berhasil menggerakkan roda pembangunan di pulau 250 kilometer persegi itu. Kota kecamatan yang sejak zaman penjajahan Belanda menjadi ladang minyak itu berubah cepat menjadi kota industri. Pemerintah kota memilih tiga pilar pembangunan: sumber daya manusia, supremasi hukum, dan ekonomi yang berkelanjutan.

Pulau ini bercita-cita menjadi kota jasa dan perdagangan karena ada kesadaran makin menipisnya cadangan minyak. Langkah pertama yang dilakukan adalah membangun gedung-gedung sekolah dan pusat tenaga listrik. Pada 2001, dibentuk Perusahaan Listrik Negara Tarakan, gabungan PT PLN, pemerintah daerah, dan swasta. Tarakan pun menjadi pulau kedua yang memiliki listrik mandiri setelah Batam. Walhasil, pasokan listrik yang bersumber dari gas bumi ini membuat Tarakan terang-benderang di saat listrik Kalimantan masih byarpet. Hebatnya lagi, ketika saudara setanah air masih ngotot minta subsidi listrik, warga Tarakan membayar tarif tanpa subsidi. Itu sebabnya, Jusuf sampai dijuluki “Wagilam” alias Wali Kota Gila Lampu. selain itu kota tarakan akan di canangkan sebagai City Gas berdasarkan program dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia yang sedang berjalan di Tarakan, yakni City Gas , rencananya dalam waktu dekat akan diterapkan secara menyeluruh di Kota Tarakan. Untuk mensukseskan program ini, dari Kementrian ESDM Pusat akan menerapkannya di Kota Tarakan. Bahkan saat ini Kota Tarakan menjadi percontohan City Gas bagi kota-kota lainnya yang ada di Indonesia, seperti Surabaya dan lain-lain,” kata Direktur Umum Perusahaan Daerah (Perusda) Kota Tarakan, Tigor Nainggolan, Rabu (21/11).

Sampai saat ini, program City Gas di Kota Tarakan, sudah mencakup mencangkup 2 dari 20 kelurahan, yaitu kelurahan Karang Balik dan Sebengkok. Dengan demikian proyek yang sudah berjalan hampir 3 tahun ini, rencana ke depan, akan diterapkan di seluruh kelurahan-kelurahan di Kota Tarakan. Sehingga semua masyarakat Kota Tarakan dapat menikmati program City Gas.

City Gas mempunyai banyak keunggulan dibanding kompor minyak tanah, yakni hemat, aman, dan bersih,. Ke depan, hal inilah yang dapat menjadi daya tarik tersendiri masyarakat Kota Tarakan, untuk menggunakan gas alam tersebut.

Jaminan listrik membuat investor banyak masuk ke kota Tarakan. Kendati tak punya tambak, kota pulau ini memiliki penampungan ikan berpendingin dan pabrik pengalengan ikan. Pendapatan per kapita pun terus meroket. Dari hanya Rp 10,7 juta menjadi Rp 25,9 juta pada 2009. Selain oleh listrik, kemajuan Tarakan disokong oleh pelabuhan dan bandar udara. Bandara Juwata, yang melayani penerbangan reguler maskapai Sriwijaya, Batavia, dan Mandala, dapat digunakan pesawat sekelas Boeing 737-300. Jauh lebih maju ketimbang Bandara Temindung di Samarinda, Ibu Kota Kalimantan Timur.

Jalan-jalan diperlebar dari dua jadi empat lajur. Bahkan, di bagian utara, jalannya mencapai lebar 45 meter, hampir sama dengan lebar Jalan M.H. Thamrin di Jakarta. Semua beraspal mulus. Sejak 2001, Tarakan juga memiliki Universitas Borneo. Di tengah kota sedang dibangun rumah sakit umum daerah enam lantai.

Selain sekolah gratis, pemerintah menganggarkan Rp 18 miliar per tahun untuk membayar premi asuransi kesehatan. Alokasi Rp 15 ribu per orang itu sejauh ini baru diberikan kepada 120 ribu dari 192 ribu penduduk. “Asuransi itu bagi warga yang belum terjamin misalnya oleh Astek atau Askes, di luar PNS, TNI, dan Polri atau pegawai swasta,”kata Wali Kota Udin Hianggio, 64 tahun.

Di tengah kota di Jalan Gajah Mada, pemerintah membangun hutan bakau seluas 9 hektare, yang menjadi rumah bagi 23 bekantan (Nasalis larvatus). Hotel, mal, dan gerai bermunculan. Bank, yang sebelum otonomi daerah cuma tiga, kini menjamur jadi 11.“Bank-bank masuk dengan survei mendalam tentang pasar di daerah itu,” ujar Kepala Musyawarah Perbankan Daerah Tarakan Darwin Sanusi. Tarakan merupakan contoh sukses otonomi dan pemekaran daerah. Pakar otonomi daerah, Profesor Ryaas Rasyid, pun angkat jempol. “Dulu cuma satu kecamatan, ditingkatkan menjadi kota administratif. Dulu enggak ada apa-apa. Coba ke Tarakan sekarang, terangbenderang, ekonomi hidup ramai, berapa ratus ribu pendatang datang mencari pekerjaan. Itu ibarat lampu di tengah hutan, semua merapat ke situ,”katanya.

Kota pulau itu belajar dari Singapura, yang jadi bandar di Asia Tenggara meski minim sumber daya alam. Tarakan punya modal berupa letak strategis di utara Kalimantan Timur dan jadi penghubung Malaysia-Filipina dan kawasan timur Indonesia. “Toward Little Singapore”, demikian slogan di gerbang Bandara Juwata.

Foto-Foto Kota Tarakan

Bandara Internasional Juwata


Grand Tarakan Mall


Stadion Datu Adil Tarakan

Wisata Kolam Renang Bais


Hutan Kota Mangrove Tarakan

    

Rumah Sakit Umum Kota Tarakan


Universitas Borneo


Swiss-Bell Hotel Tarakan


Profil Kota Tarakan



Peta lokasi Kota Tarakan

Koordinat: 3°14'23"-3°26'37" LU
117°30'50"-117°40'12" BT
Provinsi Kalimantan Timur
Tanggal 15 Desember 1997
Pemerintahan
- APBD Rp1,7 Triliun (2013)
Luas 250,80 km²

Populasi
- Total 239.787 jiwa
- Kepadatan 956 jiwa/km²
Demografi
- Agama Islam, Protestan, Katolik, Budha,Hindu dan lain-lain
- Zona Waktu WITA
- Kode Area Telepon 0551
- Bandar Udara Int. Juwata
Pembagian administratif
- Kecamatan 4
- Kelurahan 20
- Flora resmi Bakau
- Fauna resmi Bekantan
Read more - "Little Singapore" Di Ujung Kalimantan